Import Compliance & Operational Efficiency
February 27, 2026
Jadwal Pelatihan Import Compliance & Operational Efficiency
| Tanggal | Tempat | Kota | | 30 - 31 Maret 2026 | - | Jakarta |
Import Compliance & Operational Efficiency
DESKRIPSI Import Compliance & Operational Efficiency
Perubahan regulasi impor yang dinamis dan tidak terduga menyebabkan keterlambatan pengiriman, penahanan barang di pelabuhan, serta meningkatnya keluhan pelanggan. Kondisi ini berdampak pada efisiensi operasional dan kinerja bisnis. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi karyawan dalam memahami regulasi terbaru, mengelola perizinan impor, serta memastikan proses customs clearance berjalan cepat dan tepat.
TUJUAN PELATIHAN Import Compliance & Operational Efficiency
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami regulasi impor Indonesia terbaru (termasuk Permendag 16/2025– 24/2025) serta implikasinya terhadap perizinan dan clearance
- Mengidentifikasi dan mengantisipasi kendala umum dalam proses impor
- Menerapkan praktik terbaik agar proses clearance selesai dalam 1–3 hari setelahkedatangan barang
- Mengembangkan strategi proaktif dalam menghadapi perubahan regulasi dan koordinasi lintas fungsi
MATERI Import Compliance & Operational Efficiency
1. Gambaran Umum Proses Impor di Indonesia
- Alur proses impor dari PO hingga barang diterima
- Peran dan tanggung jawab IMEX, Supply Chain, dan Operations
- Stakeholder eksternal (Bea Cukai, Kementerian Perdagangan, surveyor, dll.)
2. Update Regulasi Impor Terbaru
- Overview Permendag 16/2025 – 24/2025
- Perubahan signifikan dalam perizinan impor
- Dampak terhadap API, PI, dan dokumen pelengkap pabean
- Implikasi terhadap lead time dan biaya
3. Perizinan Impor & Kepatuhan Lartas
- Jenis-jenis perizinan impor
- Barang Lartas (Larangan & Pembatasan)
- Risiko ketidakpatuhan dan sanksi
- Checklist kepatuhan dokumen
4. HS Code & Risiko Misclassification
- Prinsip klasifikasi HS Code
- Kesalahan umum dalam klasifikasi
- Dampak kesalahan terhadap bea masuk & pemeriksaan
- Best practice penentuan HS Code
5. Strategi Mempercepat Proses Customs Clearance
- Faktor penyebab keterlambatan clearance
- Pre-arrival preparation
- Koordinasi dengan PPJK dan internal tim
- Target clearance 1–3 hari: strategi dan KPI
6. Manajemen Perubahan Regulasi & Koordinasi Stakeholder
- Monitoring regulasi secara proaktif
- Membangun early warning system
- Komunikasi efektif lintas fungsi
- Action plan internal perusahaan